Dalam Juknis Musrenbang 2015 ada beberapa perubahan yaitu pada renstra masyarakat, khususnya pada musyawarah renstra masyarakat pada juknis yang baru disebutkan bahwa "musyawarah renstra masyarakat" merupakan serangkaian kegiatan yang dilakukan untuk penyusunan renstra masyarakat dalam rangka pemenuhan kebutuhan dasar (pendidikan, kesehatan, pemukiman dan sanitasi, ekonomi masyarakat, infrastruktur serta kesenian dan kebudayaan).

Kemudian pada Perwali juknis musrenbang yang baru Pasal 1 angka 55 ada penambahan ketentuan tentang Rembug Warga Tahunan yaitu rapat tahunan LKM dilaksanakan minimal 1 tahun sekali. Sedangkan mengenai pelaporan dan informasi termuat pada Pasal 29 bahwasanya Lurah wajib melaporkan hasil musrenbang renstra masyarakat kepada Walikota melalui Bappeda dengan tembusan pada Camat selambat-lambatnya 7 hari setelah kegiatan dilaksanakan.

Peraturan Walikota Nomor 22 Tahun 2014 tentang Pedoman Penyelenggaraan dan Petunjuk Teknis Pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kota Surakarta ini kami sampaikan beserta lampiran dan materi sosialisasi juknis musrenbang yang telah dilaksanakan.

File Unduhan: